Rabu, 12 Februari 2014

Tours bersepeda ke Desa Tetebatu

Tours bersepeda ke Desa Tetebatu
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis adalah air terjun yang berada di desa Kembang Kuning (dekat desa Tetebatu), Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, sekitar 50 km dari kota Mataram. oleh penduduk lokalnya, air terjun Jeruk Manis juga disebut dengan air terjun Jukut atau Aiq Temer. Pintu gerbang memasuki air terjun Jeruk Manis adalah merupakan Taman Nasional Gunung Rinjani.
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Setelah kita melapor dengan petugas Taman Nasional Gunung Rinjani dan membayar tiket di loket, kita harus berjalan dulu sekitar 2 km untuk sampai di air terjunnya. Ada 2 pos peristirahatan sebelum sampai di air terjun tersebut, seperti Berugak yang dibuat permanen (bertembok dan genting). Ketinggian air terjun Jeruk Manis itu sekitar 40 m.

Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Banyak yang masih bisa dilakukan di daerah Taman Nasional Gunung Rinjani yang ini, selain air terjun Jeruk Manis, ada juga tempat-tempat yang indah untuk melakukan Hiking atau Jogging di kawasan Taman Nasional ini. Pemandangan di sekitarnya juga memang indah, udaranya bersih dan segar.

Bersepeda ke Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Bersepeda ke Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Bersepeda ke Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah
Bersepeda ke Air terjun Jeruk Manis Tetebatu Lombok Tengah

Rencana perjalanan Air terjun Jeruk Manis Tetebatu 3 Hari 2 Malam

Hari 01: Di jemput dari Airport Lombok, kemudian mengendarai ke Tetebatu membutuhkan waktu 1 jam
Tiba di hotel Tetebatu, kemudian kita jalan kaki mengunjungi aktivitas masyarakat sehari-hari di Tetebatu, bermalam di hotel

Hari 02: Setelah sarapan di hotel kita akan mengambil sepeda yang sudah disediakan, mendayung untuk mengunjungi air terjun Jeruk Manis selama 30 menit, kemudian kita mengunjungi pembuatan tradisional Gasing, setelah itu kita kita memiliki waktu ke desa Pringgasela yaitu kerajinan kain / tenun sekitar 30 menit, kemudian kita makan siang di Lesehan, setelah makan siang mengunjungi ke desa Penakak yaitu pembuatan Gerabah, mengunjungi selama 40 menit, setelah itu kita mengunjungi pasar sapi, kuda, kemudian kita mengunjungi desa Loyok kerajinan Bambu, setelah mengunjungi Bambu kemudian sepeda kita akan di ambil oleh pemilik, dan kita naik Cidomo di antar ke hotel, bermalam di hotel

Hari 03: Cek out ke Airport Lombok
Setelah sarapan - cek out ke Bandara Internasional Lombok

Harga paket 3 Hari 2 Malam tersebut minimum untuk 2 orang dan di bayar per orang
2 Peserta = Rp 1,200,000 per orang

Harga paket 3 Hari 2 Malam tersebut di atas termasuk
- Bermalam di hotel Tetebatu termasuk sarapan
- Masing-masing mendapat sepeda
- Makan siang di Lesehan
- 2 x transport, Airport - Tetebatu dan Tetebatu - Airport

Opsi intertaintment tarian Gendang Beleq di restaurant Tete Batu

Untuk mengetahui informasi paket mendaki Taman Nasional Gunung Rinjani, silahkan menghubungi ke alamat kami dibawah ini sebagai berikut:

Trekking Rinjani
Trekking organizer sebagai panduan petualangan mendaki ke gunung Rinjani dan sekitarnya.
Website: http://www.trekkingrinjani.com
Mail: info@trekkingrinjani.com
Address: Jalan Cendrawasih No.8 Cakranegara
Code Pos 83231 Mataram Lombok Indonesia
Phone/Fax: +62 370 631271
Contact: Satya Budi
Mobile: +62 812 37 61387
Mobile: +62 817 36 9010

Jumat, 29 Maret 2013

Paket mendaki Gunung Rinjani 5 Hari 4 Malam

Paket mendaki Gunung Rinjani 5 Hari 4 Malam termasuk Hotel Lembah Rinjani sebelum mulai mendaki di pagi hari, aktivitas mendaki selama di gunung Rinjani menjadi 4 hari 3 malam dibawah ini sbb:

HARI 1: Airport - Sembalun Lawang.
Di jemput dari Airport pada pukul 9 - 10 malam kemudian menuju ke desa Sembalun Lawang mengendarai kurang lebih 2 setengah jam. Bermalam di hotel yaitu dibawah kaki Gunung Rinjani, yaitu Lembah Rinjani Villa

HARI 2: Sembalun Lawang – Plawangan Sembalun 2639 meter.
Bangun pagi, sarapan di hotel jam 6 atau jam 7 pagi perjalanan kita mulai, kira kira 2 jam kita sampai di post I dan beristirahat beberapa menit kemudian melanjutkan perjalanan menuju post III. tiba sekitar 13.00, Tiba di post III istirahat persiapan untuk makan siang dari masakan guide dan porter kami. 14.00 pm: setelah makan siang kita menghadapi tanjakan yang cukup tinggi, sekitar 3 jam pendakian kita sudah sampai di plawangan Sembalun dengan ketinggian 2639 meters. pukul 16:00 atau 17:00 sore telah tiba di plawangan sembalun di pertengahan badan Gunung Rinjani dengan ketinggian 2600 meter, kita di bantu oleh porter memasang tenda dan persiapan makan malam dari masakan guide dan porter kami, dan selanjutnya bermalam Plawangan Sembalun atau lihat lokasinya Plawangan Sembalun (di pertengahan punggung gunung Rinjani).

HARI 3: Plawangan Sembalun – Puncak – Danau Segara Anak.
Kita berada di ketinggian 2639 meters yaitu Plawangan Sembalun, untuk menuju puncak silahkan bergabung dengan peserta lainnya dapat berbagi atau (share), porter atau guide akan mengantar ke puncak dan di bayar Rp 100,000/porter. Bilamana ada yang ingin ke puncak 3726 meter, di harapkan bangun sekitar jam 02.00 pagi, perjalanan ke puncak Gunung Rinjani memakan waktu kurang lebih 3 atau 5 jam, Medan perjalanan menuju puncak berat dan cukup melelahkan, padang pasir, kawah, dan jurang yang seolah tanpa dasar, akan memaksa berpacunya adrenalin selama 4-5 jam perjalanan, maka kami menganjurkan memakai kacamata, masker dan lip gloss untuk menghindar hempasan angin dingin, pasir dan debu dan menggunakan baju hangat yang tebal, bilamana bagi pemula ke puncak harus berjalan secara perlahan, setelah kita sampai di puncak Gunung Rinjani 3.726m. diperkirakan tiba pada jam 06.00 pagi, anda akan dapat melihat pemandangan sangat menakjubkan, karena anda dapat melihat seluruh bagian dari pulau Lombok secara menyeluruh, bahkan anda bisa melihat Gunung Tambora, Agung, dan juga beberapa pulau kecil yang di sebut Gili di sekitar pulau Lombok, setelah 30 menit di puncak, photo bersama untuk kenang-kenangan serta kegiatan aktivitas lainnya, kita akan kembali turun ke tenda (Plawangan Sembalun) masakan guide dan porter kami sudah selesai di sajikan, kira-kira pukul 09.00 pagi selesai sarapan pagi, kita melanjutkan perjalanan menuju danau Segara Anak - perjalanan turun ke danau kurang lebih 3-4 jam (menurun).. Para pendaki harus lincah menuruni lereng cadas dengan kemiringan berkisar 25-30 derajat, banyak kerikil dan batu. Tiba di Danau sekitar jam 12:00 atau jam 03 sore beristirahat dipinggir Danau Segara Anak, terlihat Gunung Baru yang cantik masih aktif, sambil makan siang sudah di siapkan dari masakan guide di sekitar danau, beberapa menit kemudian kita menuju pemandian Air panas. Mandi di kolam air panas dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit, terutama penyakit kulit, rematik dan lain sebagainya, tapi berenang tidak terlalu lama dan dapat mengakibatkan letih, hidangan makan siang sudah siap di sekitar danau, sambil menikmati aktivitas memancing pada jam 16.00 sore, Anda dapat menikmati keindahan matahari tengelam dan pemandangan sekitarnya, aktifitas malam hari, buat api unggun, menikmati Bintang, bernyanyi serta kegiatan lainnya, dinner telah tersedia dan bermalam di tenda danau Segara Anak

HARI 4: Danau Segara Anak – Plawangan Senaru - Desa Senaru - Senggigi.
Setelah sarapan, kita melanjutkan perjalanan ke Pelawangan Senaru, jalur ini berliku seperti jalur tikus, banyak kerikil, batu dan akar pohon cemara yg kuat, diperkirakan tiba di Batu Ceper pada pukul 12 siang setelah makan siang, turun menuju pada akhir pendakian tiba di desa Senaru memakan waktu 5 atau 6 jam, dan beristirahat, apakah memungkinkan akan berkunjung Air terjun Tiu Kelep atau Air terjun Sindang Gile Desa Senaru? dimana kendaraan yang kami sediakan sudah menunggu, dan selanjutnya perjalanan diperkirakan tiba di Senggigi pada pukul 6 sore - 09 malam.

HARI 5: Senggigi – Bandara Internasional Lombok
Setelah Sarapan di hotel, mobil anda sudah menunggu di Lobby hotel - berangkat ke Bandara Internasional Lombok (BIL) mengendarai 1 satu jam

Catatan: 
Selama kita berada di Plawangan Sembalun 2639 meter: Untuk pergi ke puncak tertinggi 3726 meter, Anda akan dibantu oleh porter atau panduan, kewajiban Anda untuk membayar ke porter untuk berbagi kepada teman-teman Anda adalah Rp 150.000 per porter, misalnya 4 orang tamu di bayar Rp 37,500/orang dan dibayar langsung ke porter atau panduan di Gunung Rinjani, karena kami tidak dapat memperkirakan kemampuan salah satu peserta yang akan kepuncak tertinggi, oleh karena itu kami mempertimbangkan beberapa peserta yang mampu ke puncak tertinggi 3726 meter dan diskusikan kepada guide atau porter kami di Gunung Rinjani

Harga / biaya paket mendaki gunung Rinjani 5 Hari 4 Malam diatas tersebut dibayar per orang, dibawah ini sbb: 
2 Peserta = per email
3 Peserta = 
per email
4 - 6 Peserta = 
per email
7 - 10 Peserta = 
per email
11 - 15 Peserta ke atas = per email

Harga tersebut berlaku sampai 31 Desember 2014

Harga paket tersebut diatas sudah termasuk:
- 1 malam di Lembah Rinjani Hotel (twin share), termasuk sarapan 
- 1 malam di Senggigi Beach Hotel atau Santosa Villas atau Holiday Inn Resort (twin share), termasuk sarapan
- Guide
- Lokal Porter
- Tenda
- Toilet tenda
- Masing-masing mendapat kantong tidur
- Masing-masing mendapat Mattras
- Peralatan memasak
- Aktivitas mendaki selama di gunung Rinjani 3 hari 2 malam
- Makan pagi, siang dan makan malam selama mendaki di Gunung Rinjani
- Buah-buahan segar, sayur segar, daging, beras dan bumbu masak
- Makanan ringan seperti biscuit, snack
- Minuman (air mineral, teh, gula, roti, selai)
- 3 x Transport (Airport – Sembalun, Senaru – Senggigi, Senggigi – Airport )
- Tiket masuk obyek wisata

Apa yang harus dibawa: 
· Lips gloss khusus ke puncak
· Kamera
· Sunscreen
· Topi dan kacamata
· Kertas toilet [tisu basah~kering]
· Obat Pribadi
· Sedikit jumlah uang
· Senter
· Item kebersihan pribadi (misalnya tampon, dll) 
· Sweater atau Jaket
· Handuk (untuk 3 hari) 
· Baju Kaos 
· Topi hangat (malam, pagi dan puncak) 
· Tiger balm atau semprot otot (untuk otot nyeri) 
· Pakaian renang (jika Anda berniat untuk berenang di sumber air panas) 
· Kaos celana panjang dan celana pendek 
· Sarung tangan

Pembayaran:
Paket di atas dibuat; transfer ke BCA akun sebagai deposit 50% dan setelah aktivitas mendaki tiba di Senaru 50% Setelah kami menerima deposit, Kami akan mengirim faktur sebagai pembayaran deposit.

Bank akun kami: 
Nama Bank: BANK CENTRAL ASIA (BCA) CABANG CAKRANEGARA
Alamat Bank: KCU CAKRANEGARA 
Nomor akun: 0560882122 
Atas nama: I Komang Satya Budi

Tentang porter:
Kuli kami akan membawa semua bahan makanan, tenda, kantong tidur, kasur, terpal dan alat dapur, tugas panduan kami memberi petunjuk jalan pada jalur atau memantau peserta pendaki bilamana pada saat mendaki cepat atau lambat. Bilamana jumlah peserta pendaki kita misalnya 4 peserta pendaki termasuk Anda, kita akan menggunakan 3 orang porter dan 1 panduan, bilamana barang bawaan yang sangat dibutuhkan keperluan pribadi ke gunung Rinjani oleh porter kami, maka ada biaya tambahan, kami akan memberikan informasi biaya tambahan porter setelah tiba di Sembalun atau sebelum mendaki di pagi hari, biaya tambahan porter adalah Rp 150.000 per porter per hari, sehingga di bayar selama mendaki di Gunung Rinjani menjadi 4 HARI menjadi Rp 450,000 untuk satu orang porter. Beban muat pada pundak porter kami fix 35 kilo, ya .. porter akan mengikuti tamu kita selama pendakian Gunung Rinjani.

Tentang Bagasi lain:
Sebaiknya hal-hal yang tidak perlu dibawa mendaki ke gunung Rinjani misalnya snorkel, sehingga barang-barang harus di packing sebelum meninggalkan sopir kita pada hari pertama tiba di Sembalun tersebut. Bagasi atau barang bawaan tersebut akan dititip di rumah kami dengan aman, setelah aktivitas mendaki tiba di Senaru, bagasi tamu kita akan dibawa kembali oleh sopir dan mobil yang sama.

Kami mohon konfirmasi tanggal kedatangan, nama penerbangan, jam tiba di Lombok, dari dan tujuan, sertakan nama lengkap peserta pendaki untuk memudahkan kami memantau klien sebagai pengunjung ke Gunung Rinjani, silahkan memberitahu kami nomor ponsel Anda bahwa kita dapat saling menghubungi, dikonfirmasi lagi dalam satu minggu sebelum kedatangan klien kita ke Lombok melalui email ini. 

Silahkan mengunjungi foto tamu kami ada di https://picasaweb.google.com/112201031994160452648

Untuk mengetahui informasi paket mendaki Taman Nasional Gunung Rinjani, silahkan menghubungi ke alamat kami dibawah ini sebagai berikut:

Trekking Rinjani
Trekking organizer sebagai panduan petualangan mendaki ke gunung Rinjani dan sekitarnya.
Address: Jalan Cendrawasih No.8 Cakranegara
Code Pos 83231 Mataram Lombok Indonesia
Phone/Fax: +62 370 631271
Contact: Satya Budi
Mobile: +62 812 37 61387
Mobile: +62 817 36 9010

Senin, 04 Februari 2013

Tentang Mendaki ke Gunung Rinjani

Tentang Mendaki ke Taman Nasional Gunung Rinjani
Pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani sudah terkenal sebagai salah satu yang tersulit dilakukan di Indonesia. Gunung Rinjani yang dipercaya masyarakat lokal sebagai tempat bersemayamnya Dewi Anjani ini merupakan gunung api kedua tertinggi di Indonesia. Memiliki ketinggian 3.726 mdpl, dalam cerita rakyat Lombok dikenal dengan sebutan pesanggrahan Dewi Anjani. Keberadaan Dewi Anjani di Rinjani dipercaya selalu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Satya Budi
Ada dua alternatif pilihan sebelum tiba ke Lombok untuk mendaki ke gunung Rinjani
Persiapan fisik dan mental menjadi syarat penting untuk mendaki Gunung Rinjani, juga harus ada niat hati dan pikiran yang positif serta motivasi yang kuat. Untuk memulai pendakian, kita di jemput dari Airport Lombok kemudian mengendarai ke desa Sembalun Lawang membutuhkan waktu sekitar 2 setengah jam, selama perjalanan mengendarai menuju kaki Gunung Rinjani yaitu daerah Pusuk adalah sebuah bukit yang indah untuk istirahat makan siang atau menghilangkan lelah perjalanan dalam mobil dari Airport, menikmati keindahan Pusuk disuatu tempat satu-satunya bukit terakhir untuk melihat pemandangan lembah desa Sembalun Lawang, angin bertiup dingin di Pusuk (bukit). kemudian kita turun mengendarai menuju desa Sembalun Lawang, mengendarai sekitar 40 menit, tiba di pintu kedatangan Taman Nasional Gunung Rinjani ada beberapa hotel dan villa untuk bermalam disana.

Atau kita berangkat dari hotel di sekitaran Senggigi pukul setengah 6 pagi. Sekitar pukul 8 pagi kita sudah tiba di Sembalun dan menikmati sarapan pagi di sana. Setelah sarapan pagi, kita menuju kantor Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) untuk melakukan pendaftaran (registrasi) dan mendapatkan tiket masuk. Setelah melakukan pendaftaran, kita menuju pintu masuk Sembalun Lawang dan dimulai petualangan alam selama di gunung Rinjani 3 hari 2 malam.

Jalur dimulai dengan melewati padang rumput luas. Hijau muda, hijau tua, coklat dan birunya langit adalah warna-warni sepanjang perjalanan. Kemudian kita masuk ke area hutan, udara mulai terasa sejuk dengan sinar Matahari yang menyinari perjalanan kita. Sebuah awal yang menyenangkan. Perjalanan masih terus menyenangkan hingga kita menemukan pos pertama. Dalam perjalanan, kita berpapasan dengan beberapa trekker yang baru saja turun gunung. Di pos pertama kita bertemu dengan beberapa orang pendaki yang sebelumnya jauh berada di belakang kita, namun bisa bertemu kita di pos pertama. Apakah kita yang terlalu santai atau mereka yang terlalu cepat.

Setelah beristirahat sejenak sekira 10 menit untuk minum dan makan makanan ringan, kita pun melanjutkan perjalanan. Jalan yang dilalui masih berupa savana yang terbentang luas. Cantik seperti permadani. Kita kemudian berjalan melewati beberapa bebatuan hingga akhirnya sampai ke Pos 2 dan menikmati makan siang di sana. Makan siang yang dimasak oleh para porter yang sederhana. Lumayan lama kita harus menunggu para porter mempersiapkan makanan sambil duduk berkumpul di batuan bawah jembatan; rasanya perut sampai berteriak. Mie rebus dengan berbagai jenis sayuran ditemani teh hangat dan kopi adalah menunya. Hampir 1 jam kita menghabiskan waktu bercerita, bercanda dan foto-foto sambil menunggu makanan dihidangkan. Rasa lapar terhapuskan setelah menyantap habis makan siang dengan menu seadanya tersebut. Makan siang kita juga ditemani oleh beberapa monyet yang bergelantungan di pohon dekat kita beristirahat. Mulai siang itu, kita pun membiasakan diri dengan pola makan siang.

Setelah makan siang, minum teh dan istirahat, kita melanjutkan perjalanan panjang siang itu. Masih ada 3 pos yang harus dilalui. Perjalanan berikutnya adalah menuju Pos 3 dan 4 yang mulai menantang. Kita melewati bebatuan besar dan jalan yang menanjak. Setiap perjalanan menurun kita anggap sebagai bonus. Ya, bonus untuk kita, untuk kaki kita. Tapi pemandangan sepanjang perjalanan mampu membuat kita mampu melupakan kelelahan. Teman-teman kita pendakian yang kompak dan selalu membuat tertawa mampu membuat kita menawar keletihan.

Sesungguhnya beberapa tim atau beberapa orang ini adalah tim yang di gabung yang terbentuk karena memiliki tujuan yang sama, yaitu mendaki Rinjani. Perbedaan yang ada mampu melebur di tengah perbincangan, komunikasi dan gurauan yang mampu menawar rasa letih. Tim yang menyenangkan dan membangkitkan semangat kebersamaan.

Perjalanan dilanjutkan menuju Pos Sembalun. Perjalanan dari pos 4 ke pos 5 merupakan perjalanan yang melelahkan, melintasi jalur yang dikenal dengan nama Bukit Penyesalan. Bukit ini benar-benar membuat orang menyesal. Bagaimana tidak menyesal, saat melintasinya membuat ingin kembali ke Pos 1 yang sudah jauh ditinggalkan. Sementara, usaha menuju Pos 5 merupakan perjuangan mendaki yang sangat luar biasa. Bukit penyesalan tidak hanya satu, namun ada 5 bukit (itu menurut beberapa orang yang kita temui). Kita tidak menghitung sudah berapa bukit yang kita lalui. Sudah terlalu lelah untuk menghitung. Jalur menanjak berupa lahan tanah berbatu kerikil. Belum lagi kabut yang mulai naik dan rasa dingin yang menusuk kulit kita. Rasanya sungguh membuat kesal. Maka itulah yang di sebut bukit penyesalan :)

Sedikit demi sedikit, perlahan tapi pasti kita mendaki bukit yang satu ke bukit yang lain. Hingga saat sampai di bukit terakhir, mata kita dimanja oleh panorama alam yang luar biasa. Gunung Rinjani di sebelah kiri, bukit dengan barisan cemara di sebelah kanan dan pancaran sinar Matahari yang menyeruak diantara pepohonan cemara. Pancaran sinar Matahari yang menyeruak menghasilkan gambaran mata yang luar biasa cantiknya. Kita pun tak segan mengabadikan setiap momen dan sejenak beristirahat sambil menikmati keindahan alam yang luar biasa cantiknya.

Setelah cukup beristirahat dan menikmati pemandangan, Matahari juga mulai turun. Sambil terus menanjak naik, kita menapaki akhir dari Bukit Penyesalan. Kita tiba di pundak bukit dan melihat salah satu keindahan alam Rinjani lainnya yaitu Danau Segara Anak. Kita pun mendirikan tenda tak jauh dari danau cantik ini. Sekira pukul 8 malam, tenda kita sudah berdiri tegak. Kita menikmati makan malam berupa nasi goreng yang terasa sangat nikmat disantap bersama di dalam tenda. Angin yang bertiup hingga menusuk tulang mulai kita rasakan. Kita berkumpul mengitari api yang dibuat porter untuk menghangatkan diri sambil menikmati teh panas. More tea, kata salah satu porter kita saat menawarkan teh. Sejak itulah more tea menjadi semacam tagline khas bagi kita. Setelah puas menikmati kehangatan api unggun kecil, satu per satu kita mulai beristirahat, membaringkan badan agar siap menanjak esok paginya.

Pagi hari sekira pukul 3, kita sudah bersiap diri. Setelah menyesap teh panas, kita berjalan beriringan mendaki puncak Rinjani. Perjalanan kita bisa dikatakan agak telat dari yang sebaiknya. Tapi, dengan tekad yang kuat kita terus berjalan perlahan, seiring dengan fajar yang makin meninggi. Di sisi kanan-kiri jalur adalah jurang. Sementara, jalan yang kita daki adalah pasir tebal yang mudah longsor; sungguh jalur yang menantang dan menyulitkan. Jalan yang menanjak, batu-batu besar dan kecil yang mudah longsor dan jarak pandang yang terbatas menuntut kita untuk pandai-pandai memilih jalur.

Dengan bahu membahu kita bersama-sama berjalan hingga sampai di Puncak Rinjani. Ya, Puncak Rinjani yang dimaksud di sini adalah adanya plat dengan tulisan Puncak Rinjani 3.726 M. Sebenarnya kita hampir putus asa untuk mencapai titik ini, kita memutuskan untuk berhenti mendaki di jarak beberapa meter dari titik puncak ini. Saat melihat bendera Merah Putih, kita memutuskan berjalan hingga bendera itu. Tak disangka, bendera itu diserta tulisan “Puncak”. Rasanya? Lega dan senang. Ternyata kita sudah sampai di puncak.

Banyak orang yang berpendapat kalau puncak atau summit itu adalah titik paling tinggi di gunung Rinjani. Padahal sebenarnya titik tersebut adalah view point terbaik. Dari summit of the summit itu, tampak seluruh pemandangan indah sekitar Gunung Rinjani. Ya, kita sampai ke Puncak Rinjani. Kita sempat menikmati terbitnya Matahari pagi. Indah, cantik; mungkin inilah salah satu spiritual moment saya. Di puncak itu, saya merasa diri ini sangat kecil dan merasakan kebesaran Tuhan. I am nothing. Dia, pencipta alam ini, pencipta diri saya. Dia-lah yang Maha Hebat. Ia mampu menciptakan lukisan alam seindah ini.

Mata ini sungguh dimanjakan oleh keindahan pemandangan hingga tidak bisa berkata apa-apa. Waktu yang ada kita nikmati dengan mengabadikan setiap momen, setiap pemandangan, setiap keindahan. Seiring Matahari meninggi, pemandangan sekitar gunung makin terlihat. Danau Segara Anak, Gunung Anak Baru, sebagian wilayah Lombok, bahkan Gunung Agung di Bali dapat dengan jelas kita lihat dari sana.

Setelah puas berlama-lama di puncak, kita pun turun kembali ke Sembalun. Trek yang kita lalui sama dengan waktu kita menanjak, hanya saja saat ini jalurnya menurun. Pasir-pasir dan bebatuan kerikil yang licin cukup mengganggu napas dan penglihatan. Masker dan sunglasses pun dikerahkan. Udara makin panas membuat kita juga membuka kancing jaket. Jalan menurun memang lebih cepat daripada saat mendaki. Sekira pukul 9, kita pun sudah sampai di tenda Sembalun Lawang untuk beristirahat sejenak dan menikmati sarapan pagi di sana. Setelahnya, sekira pukul 10 kita mempersiapkan diri untuk menuju Danau Segara Anak sebab akan menghabiskan malam di sana. Selain danau, kita berniat akan menikmati hot spring water yang tak jauh dari danau. Bayangan air panas membuat kita makin terpacu untuk tetap semangat.

Perjalanan menuju danau memang menurun, namun jalan yang kecil dan tidak rata membuat kita harus mengeluarkan tenaga ekstra. Gurauan-gurauan kecil beberapa anggota tim mampu membuat kita tidak memikirkan lelah dan sulitnya jalur yang harus dilalui sekaligus menjadi asupan penambah semangat kita. Siang hari, sekira pukul 1 siang kita sampai di pos persinggahan untuk makan siang. Di tempat ini, kita bertemu rombongan beberapa turis. Tidak sengaja mendengar percakapan mereka bahwa di Belanda gunung tertinggi itu memiliki ketinggian hanya 100 meter. Sontak saya tertawa mendengar hal itu. Kalau 100 meter sih bukit, bukan gunung. Beruntung lah orang Indonesia yang memiliki banyak kekayaan dan keindahan alam yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia kaya. Indonesia indah. Indonesia cantik.

Selesai beristriahat dan santap siang, kita melanjutkan perjalanan. Tak sabar rasanya ingin merendam kaki di air panas. Setibanya di pinggiran Danau Segara Anak, pemandangan indah, cantik dan ketenangan sekejap menyeruak. Kabut seakan menyambut kedatangan kita. Sudah ada beberapa kelompok yang mendirikan tenda saat kita datang ke danau.

Kita bergegas menuju hot spring water sambil membawa pakaian dan peralatan mandi yang kita butuhkan. Berjalan melewati ilalang-ilalang dan bebatuan, udara dingin makin menusuk. Tapi pemandangan indah tetap dapat kita nikmati, sementara di kejauhan terlihat kepulan asap. Kita menuruni bebatuan untuk tiba di lokasi pemandian air panas. Ternyata tak sekedar air panas, tapi juga ada air terjun kecilnya. Air panas ini mengandung belerang yang bagus untuk kesehatan kulit.

Di pemandian ini sudah dipadati pendatang, baik lokal dan juga mancanegara. Turis asing bahkan tidak segan-segan memakai bikini di tengah dinginnya hawa gunung dan panasnya air. Menyenangkan sekali rasanya bisa menikmati air panas di tengah terjangan hawa dingin selama 2 hari ini. Kita berenang kesana-kemari, bahkan ada pula yang berdiri langsung di bawah air terjun. Hempasan air terjun dari ketinggian bisa jadi pemijit punggung yang mujarab. Namun berhati-hatilah, di sekitar pemandian terlihat sejumlah monyet (dalam bahasa setempat: pitu) yang mondar-mandir di tebing-tebing dan pohon-pohon. Kabarnya, mereka senang sekali mengambil barang-barang milik pengunjung pemandian air panas. Kita pun waspada dan selalu memperhatikan barang-barang bawaan kita, jangan sampai menjadi milik monyet-monyet itu.

Puas berendam, mandi dan bercengkrama, kita keluar dari air panas. Seketika itu pula, hawa dingin menusuk kulit. Kita sesegera mungkin berganti pakaian dan membereskan barang-barang untuk kembali ke kemah di pinggir danau. Sekira 15 menit berjalan, sampailah kita di tenda yang telah didirikan oleh para porter. Hari masih sore dan pemandangan danau sangat cantik. Saatnya mengabadikan momen indah ditemani model-model apa adanya. Danaunya terlihat berkilauan, bagaikan cermin. Cantik.

Saat malam tiba, kita kembali berkumpul mengelilingi api unggun. Santapan malam ini dipersembahkan oleh para guide dan para porter, yaitu ikan bakar ikan mas yang dipancing langsung dari danau Segara Anak. Dibakar ataupun di goreng dengan bumbu, ikan dibersihkan lalu diberikan perasan jeruk, garam, potongan lombok, atau kecap. Sambil menikmati masakan ikan bakar atau goreng serta menikmati suasana keakrabannya yang membuat momen tersebut luar biasa. Suatu malam terakhir kita di kawasan Rinjani yang luar biasa. Canda tawa dan kata-kata “more tea” kembali menemani hingga larut malam. Ikan habis disantap, waktunya kita beristirahat. Bintangnya berjuta-juta, bahkan lebih. Bulan tak ketinggalan menyinari malam dan menyemarakkan keindahan danau Segara Anak.

Hari terakhir kita di kawasan Rinjani, pukul setengah 5 kita sudah bangun, mencuci muka, menyikat gigi dan menikmati sarapan pagi serta bersiap untuk kembali melintasi alam Gunung Rinjani yang menantang. Wajah-wajah 'bantal' masih terlihat. Sekira pukul 6, setelah mengambil poto bersama, kita berjalan menyusuri pinggir danau menuju Senaru. Kita pulang melewati pintu Senaru. Guide kita berjalan di depan, memberikan petunjuk dan arahan untuk kita melangkah. Jalur Senaru ini sangat berbeda dengan Jalur Sembalun. Jika di jalur Sembalun Lawang kita melewati padang luas savana, maka jalur Senaru akan menemui batu-batu dan hutan. Lebih ekstrim dan menantang. Sampai di ujung danau Segara Anak, tantangan pertama mulai menghadang. Bebatuan dan kerikil tajam dengan jalan yang menanjak harus kita lewati. Sesekali kita berpapasan dengan turis-turis asing yang turun dari Senaru dan ingin menuju Sembalun. Mereka pergi ke Rinjani melalui pintu Senaru. Setiap berpapasan, kita selalu mengatakan "You almost there…"—sebuah ungkapan memberikan motivasi, walau memang perjalanannya masih jauh dari yang diperkirakan. Ada yang menanggapinya dengan tertawa, ada yang percaya dan ada yang menanyakan kebenarannya. Kita hanya memberikan senyum motivasi kepada mereka.

Saat mendaki bebatuan terjal kita sesekali beristirahat sambil menikmati indahnya pemandangan Danau Segara Anak dan Gunung Baru yang terlihat di depan mata. Pemandangan yang tidak akan pernah dilupakan dan sangat berharga. Cantik luar biasa karya tangan Tuhan. Kita berhenti di beberapa titik untuk mengabadikan pemandangan indah ini dengan kamera. Rasanya hanya bisa tersenyum dan meneteskan air mata. Oh.. kita sudah ke gunung Rinjani dan kita sudah disuguhi pemandangan indah ini. Tak terbayarkan dengan apapun. Luar biasa!

Hampir 3 jam kita berjalan, akhirnya sampai juga di Pos Puncak Senaru. Di puncak ini, kita bisa melihat Danau Segara Anak, Gunung Barujari, hamparan luas savana di sisi lain bukit Senaru, dan beberapa pulau yang di sebut Gili di laut Lombok. Indahnya pemandangan ini. Tak habis kita berfoto-foto ria, bahkan sampai tak sempat memanjakan kaki kita, kita pun melanjutkan perjalanan menuju Pos 4. Kembali kita melewati savana luas dengan tanah debu yang tebal dengan jalan yang menurun. Jalan seperti ini akan kita lalui hingga menuju Pos 3. Setelah itu, kita melewati hutan. Perjalanan dari Pos 3 ke Pos 2 terbilang jauh, maka dari itu kita harus menghemat persediaan air minum.

Sampai di Pos 3, kita disambut oleh monyet-monyet yang melihat dari kejauhan, seperti meminta makanan yang kita makan. Akhirnya kita memberikan sedikit makanan ke monyet-monyet itu. Mereka terlihat agresif kalau tidak diberi. Sekitar setengah jam beristirahat, kita melanjutkan perjalanan ke Pos 2, melewati Hutan Senaru yang sejuk. Berjalan di jalur yang rindang, sinar Matahari seperti menyeruak menghangatkan perjalanan kita. Seperti petualang sejati. Jalannya menurun, tampak beberapa tanaman unik dan menarik di sepanjang jalur. Ada pohon yang kembar yang memiliki dua akar tapi satu batang. Kita berjalan tidak cepat, juga tidak lambat.

Tak beberapa lama, sekira pukul 2 siang, kita sampai di Pos 2 dan menikmati santap siang di sana. Sekira 1 jam kita beristirahat sebelum kemudian melanjutkan perjalanan menuju pos terakhir. Hampir dua jam kita berjalan untuk menuju pintu Senaru. Di pos 1 kita bahkan tidak beristirahat, hanya berhenti sebentar. Tak lama kemudian, kita pun melihat Pintu gerbang Senaru. Di pintu ini, tampak penduduk yang berjualan dan bale-bale untuk beristirahat. Kita pun beristirahat setengah jam sebelum kembali berjalan menuju tempat kita dijemput, menuju parkir desa Senaru. Sampai di pintu Senaru, penting untuk mengabadikan diri dalam gambar dengan latar belakang pintu Senaru.

Senangnya 3 hari 2 malam menjelajah selama di Gunung Rinjani. Pengalaman yang tak terbayarkan, pemandangan yang tidak ada lawannya, kuasa Tuhan yang mampu menciptakan semua itu. Gunung Rinjani, gunung yang menampilkan kecantikannya dari kejauhan dan lebih indah saat berada di dekatnya. Pengalaman mendaki yang melelahkan namun menyenangkan, pengalaman yang mengajarkan betapa hidup ini sebenarnya sederhana, karena Ia sudah menjadikan segalanya indah dan mencukupkan segala sesuatunya. Bagaimana kita harus menghargai hidup, menghargai indahnya alam ini, menghargai orang lain, menghargai segala sesuatu yang Ia anugerahkan kepada kita. Pengalaman yang menyadarkan diri bahwa kita tidak ada artinya dihadapan-Nya, tapi Ia menjadikan diri kita indah dan berharga dimata-Nya. Perjalanan mendaki Rinjani adalah perjalanan refleksi diri.

Pemandangan Plawangan Senaru
Pemandangan Plawangan Senaru

Pemandangan Plawangan Senaru
Pemandangan Plawangan Senaru

Pemandangan Plawangan Senaru
Pemandangan Plawangan Senaru

Pemandangan Plawangan Sembalun
Pemandangan Plawangan Sembalun

Padang Savana Sembalun Lawang
Padang Savana Sembalun Lawang

Sunset Plawangan Sembalun 2639 meter
Sunset Plawangan Sembalun 2639 meter

Sunset Plawangan Sembalun 2639 meter
Sunset Plawangan Sembalun 2639 meter

Pemandangan Plawangan Senaru
Pemandangan Plawangan Senaru

Sumber air panas Aik Kalak di Danau Segara Anak - Gunung Rinjani
Sumber air panas Aik Kalak di Danau Segara Anak - Gunung Rinjani

Pemandangan Desa Senaru
Pemandangan Desa Senaru

Turun dari Puncak Gunung Rinjani 3726 meter
Turun dari Puncak Gunung Rinjani 3726 meter

Keindahan Plawangan Sembalun
Keindahan Plawangan Sembalun
Untuk mengetahui informasi paket mendaki Taman Nasional Gunung Rinjani, silahkan menghubungi ke alamat kami dibawah ini sebagai berikut:


Lihat Jalan Cendarawasih No. 8 Cakranegara, Nusa Tenggara Barat di peta yang lebih besar

Trekking Rinjani
Trekking organizer sebagai panduan petualangan mendaki ke gunung Rinjani dan sekitarnya.
Website: http://www.trekkingrinjani.com
Mail: info@trekkingrinjani.com
Address: Jalan Cendrawasih No.8 Cakranegara
Code Pos 83231 Mataram Lombok Indonesia
Phone/Fax: +62 370 631271
Contact: Satya Budi
Mobile: +62 812 37 61387
Mobile: +62 817 36 9010

Selasa, 22 Januari 2013

Air terjun Sindang Gila dan Tiu Kelep

Tur Air terjun Sindang Gila dan Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara

Memungkinkan setelah aktivitas mendaki kita tiba di Desa Senaru, memungkinkan untuk tur mengunjungi Air Terjun Sindang Gila dan Tiu Kelep terletak di Desa Senaru Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Lokasi air terjun pertama yang berada di Kawasan Rinjani ini dinamakan Air Terjun Sindang Gila, menurut cerita atau legenda penduduk setempat secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan. Lokasi wisata yang lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik ini memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter, dari pintu masuk di loket (tiket Rp.2rb) kita harus menuruni anak tangga yang jumlahnya ratusan buah untuk menuju kawasan air terjun. Tapi semua rasa lelah dan kepenatan akan langsung hilang begitu melihat indahnya Air Terjun Sindang Gila ini. Air terjun ini muncul dari atas tebing dan jatuh ke sungai yang ada di bawahnya bagaikan tirai air. Dasarnya relatif datar, sehingga banyak orang yang mandi di bawah air terjun.

Terletak di ketinggian ± 600 m di atas permukaan laut, air terjun ini menawarkan suasana relaks dan damai. Bagi wisatawan yang jenuh dengan hingar-bingar kota, ada baiknya untuk singgah di lokasi wisata ini. Sentuhan alamnya yang tergolong jauh dari nuansa perkotaan, panorama asri dan menawan, serta udaranya yang segar, mampu membawa kita ke dunia yang dapat menghilangkan kepenatan di kepala. Selain itu, ada hal menarik lainnya yang membuat lokasi ini berbeda. Para penduduk setempat mempercayai bahwa air pada lokasi ini memiliki unsur magis yang bisa membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun dari usianya bila mandi di bawah air terjun tersebut.

Tur ada lokasi air terjun lain di lokasi ini (air terjun kedua) yang bernama Tiu Kelep. Namun karena jarak tempuh dari Sindang Gila memakan waktu sekitar 1 jam dan kondisi jalan yang kurang baik, para wisatawan biasanya lebih memilih cukup mengunjungi air terjun Sindang Gila saja. Tapi bagi para petualang sejati mungkin akan merasa tertantang untuk dapat menaklukkan medan menuju air terjun Tiu Kelep. Kita akan soft trekking sedikit karena jalurnya berupa hutan dengan jalan setapak, melewati jembatan / saluran air dan menyeberangi sungai kecil yang berbatu cukup licin. Tapi begitu sampai di Tiu Kelep, kita akan lupa rasa lelah dan hanya bisa mengucap syukur akan pesona alam yang luar biasa ini. Tiu Kelep berarti Air Terbang, karena percikan air yang terbawa angin akan menyapu dan menyegarkan wajah kita pada jarak sekitar 50 meter. So Amazing Sindang Gila and Tiu Kelep Waterfall!

Air terjun Sindang Gila
Air terjun Sindang Gila
Air terjun Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep
Air terjun Tiu Kelep

Untuk mengetahui informasi paket mendaki ke Taman Nasional Gunung Rinjani, silahkan menghubungi ke alamat kami dibawah ini sebagai berikut:

Satya budi
Satya Budi
Trekking Rinjani
Trekking organizer sebagai panduan petualangan mendaki ke gunung Rinjani dan sekitarnya.
Address: Jalan Cendrawasih No.8 Cakranegara
Code Pos 83231 Mataram Lombok Indonesia
Phone/Fax: +62 370 631271
Contact: Satya Budi
Mobile: +62 812 37 61387
Mobile: +62 817 36 9010

Minggu, 20 Januari 2013

Rekreasi / tours snorkeling ke Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Tangkong dan Gili Kedis Lombok Selatan

Rekreasi / tours snorkeling ke Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Tangkong dan Gili Kedis Lombok Selatan

Setelah aktivitas mendaki dari Gunung Rinjani, kami menawarkan tour atau rekreasi snorkeling ke 4 Gili's yaitu: Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Tangkong dan Gili Kedis serta makan siang ikan bakar laut.

Lombok terkenal dengan sebuah pulau kecil yang di sebut Gili yang terletak di ujung utara barat pulau Lombok. Pulau-pulau kecil yang indah ini memberikan pasir putih dan bersih sangat cocok untuk berselancar dan snorkeling dan baik untuk menikmati keindahan matahari terbenam.

Namun, dalam sebutan Gili oleh masyarakat pulau Lombok itu adalah pulau kecil, di lepas pantai barat daya yang menawarkan terlihat damai dan beberapa alternatif yang tak berpenghuni. Tours ini memberi Anda kesempatan untuk menghabiskan hari bersantai di pantai yang indah, dikelilingi oleh perairan laut.

Anda akan dijemput dari hotel Anda, di mana Anda akan mengemudi ke pantai Lombok Selatan. Berangkat dari pantai, pelabuhan perahu Tawun perahu kayu yang bermotor membawa Anda pertama ke Gili Nanggu dan ke dua ke Gili Sudak, Gili Tangkong atau Gili Kedis, Gili Kedis adalah pulau paling kecil, sangat terpencil dan tidak berpenghuni, di mana Anda akan menghabiskan pagi hari. Kita disini telah melihat persembahan privasi dijuluki sebuah pulau Honeymoon. Anda akan bebas untuk menikmati damai dan tenang dengan panduan dan tours snorkeling karang yang indah dan ikan tropis.

Bila Anda snorkeling di sekitar Gili Nanggu, Gili Sudak Anda perlu membawa roti untuk memberikan makanan kepada ikan yang berenang di sekitar kita, kami menyediakan botol 500 ml air mineral yang masih kosong, maka roti dipotong dan dimasukkan ke dalam botol, sedangkan satin tutup botol dan biarkan air ke dalam botol, ketika Anda menemukan ikan, maka botol di semprot, ikan akan banyak berdatangan kepada kita itupun sangat jinak, berbagai macam-macam warna ikan akan tiba menyambut Anda

Kami juga akan menyediakan makanan laut bakar untuk makan siang yaitu: nasi, soup, ikan bakar, buah dan kelapa muda untuk makan siang lalu kita makan siang di Gili Sudak. Sore hari akan menghabiskan lebih banyak waktu di Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Tangkong dan Gili Kedis di mana akan ada kesempatan untuk bersantai di pantai dan berenang atau snorkeling di perairan pirus. Perahu Anda akan kembali di pantai, di mana pelabuhan Tawun untuk berakhir rekreasi dari ke empat Gili, Anda akan dibawa kembali ke hotel.

Biaya rekreasi / tour diatas minimal untuk 2 orang dan di bayar per orang
2 Peserta = Rp 900,000 per orang
3 Peserta = Rp 850,000 per orang
4 - 6 Peserta = Rp 750,000 per orang
7 - 10 Peserta = Rp 650,000 per orang
11 - 15 Peserta ke atas = Rp 550,000 per orang

Tur termasuk adalah:
- Transportasi dengan AC
- Guide
- Tur dengan boat
- Makan siang laut bakar, nasi, soup, buah dan kelapa muda






Gili Nanggu
Gili Nanggu
Gili Nanggu
Gili Nanggu

Gili Nanggu
Gili Nanggu
Makan siang Ikan laut bakar
Tersedia makan siang Ikan laut bakar
Makan siang Ikan laut bakar
Tersedia makan siang Ikan laut bakar

Gili Nanggu
Gili Nanggu
On the way to Tawun port
On the way to Tawun port
Gili Kedis
Gili Kedis
Gili Tangkong
Gili Tangkong
Gili Nanggu
Gili Nanggu

Gili Nanggu
Gili Nanggu

Snorkeling Gili Nanggu
Snorkeling Gili Nanggu



Biaya / harga rekreasi / tour tersebut diatas minimal untuk 2 orang dan di bayar per orang
2 Peserta = Rp 800,000 per orang
3 Peserta = Rp 750,000 per orang
4 - 6 Peserta = Rp 650,000 per orang
7 - 10 Peserta = Rp 550,000 per orang
11 - 15 Peserta ke atas = Rp 450,000 per orang

Tur termasuk adalah:
- Transportasi dengan AC
- Guide
- Tur dengan boat
- Makan siang laut bakar, nasi, soup, buah dan kelapa muda

Untuk mengetahui informasi paket mendaki ke Taman Nasional Gunung Rinjani, silahkan menghubungi ke alamat kami dibawah ini sebagai berikut:

Satya Budi
Satya Budi
Trekking Rinjani
Trekking organizer sebagai panduan petualangan mendaki ke gunung Rinjani dan sekitarnya.
Address: Jalan Cendrawasih No.8 Cakranegara
Code Pos 83231 Mataram Lombok Indonesia
Phone/Fax: +62 370 631271
Contact: Satya Budi
Mobile: +62 812 37 61387
Mobile: +62 817 36 9010
loading...